Sobat yang dirahmati Allah, akhirnya kami sepakat 10% kami
rencanakan untuk sedekah, 10% untuk tabungan haji, sisanya saya serahkan istri
untuk mengelolanya, faidza azamta
fatawakal alaLLah.. kalau kamu sudah bertekad bulat maka serahkanlah kepada
Allah, biar Allah yang mengaturnya, kita hanya merencanakan.
Pagi itu Allah menjawab kekhawatiran istri akan kekurangan
rizkinya. Saya juga tidak menyangka pendapatan saya bulan ini ada tambahan. Saya pikir, ini baru rencana untuk sedekah, belum melakukannya, Allah
sudah menjawabnya. Subhanallah..
Langsung saja saya ambil 20% dari gaji saya untuk keperluan
tabungan dan sedekah, kemudian saya serahkan sisanya ke istri. “Lho katanya
langsung dipotong untuk tabungan dan sedekah, pak?” Tanyanya. “Lha ini sudah
dipotong untuk itu.” Jawab saya. “Alhamdulillah, bulan ini ada tambahan” Sambung
saya. “Alhamdulillah” ucap istri.
Sobat yang dirahmati Allah, saya jadi ingat perkataan Allah
dan Rasulullah, bahwa ketika kita berniat akan berbuat baik, kita sudah diberi
pahala 1 atas niat kita, kemudian ketika niat kita wujudkan dengan berbuat
baik, kita akan diberi pahala 10 x lipatnya. Coba kita simak firmannya dalam
surat Al An’am 160
"Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya(dirugikan)."
"Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya(dirugikan)."
Sedangkan
ketika kita berbuat maksiat hanya dibalasi sepadan, bahkan ketika berniat jahat
pun Allah belum mencatatnya atau mengganjarnya.
Jadi
rencanakanlah hidup ini untuk sukses dunia dan akhirat, atau kita gagal
mencapainya… Ingat impian hari ini adalah kenyataan esok hari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar